Showing posts with label Culinary. Show all posts
Showing posts with label Culinary. Show all posts

Monday, 18 December 2017

"Sayur Daun Ubi Tumbuk"


Ini salah satu masakan khas Sumatera Utara, sayur/gulai daun ubi tumbuk. Bundo kenal masakan ini pun dari seorang teman asli Medan. Sekalinya nyobain sayur ini jadi sukaaa banget 😍😍 Khas kecombrangnya itu yg bikin nagih. 
Pas lagi kepingin jadilah dimasak ala ala bundo. Siap2 peluuk magicom lah klo kek gini 😆😆😆

"Sayur Daun Ubi Tumbuk"
By : Nova Rilandari

Bahan :
150 gr daun ubi
1 buah kecombrang
1 genggam rimbang, geprek
500 ml santan
1 batang sereh, geprek
5 buah cabe rawit jawa, potong dua
1 sdt garam halus
1/2 sdt gula pasir
1/4 sdt kaldu bubuk
8 butir bawang merah, giling halus

Cara membuat :
* Tumbuk kasar daun ubi dan kecombrang. Kalo mau praktis blender kasar daun ubi dengan sedikit air. Lalu blender juga kecombrang tanpa air. Cukup blender sebentar, asal hancur saja. Sisihkan.
* Masak santan, bawang merah, dan sereh sambil diaduk-aduk hingga mendidih.
* Masukkan daun ubi, kecombrang, rimbang, dan cabe rawit. Aduk rata.
* Tambahkan garam, gula pasir, dan kaldu bubuk. Aduk rata dan masak hingga sayuran matang.
* Angkat dan sajikan.


Enjoy Your Homemade

Thursday, 23 November 2017

"Ayam Bawang Goreng"


Yang suka nongkrong di seafood batam pasti taulah yaa sama menu ini. Pertama kali coba bundo pun jatuh hati juga, tapiii klo sering-sering yang ada kantong menjerittt 😅😅 Capcusslah masak sendiri kita 😘😘

"Ayam Goreng Bawang"
By : Nova Rilandari

Bahan:
2 potong dada ayam, potong kecil-kecil.
2 bonggol bawang putih, geprek tapi tidak sampai hancur
3 sdm maizena
1 butir telur ayam
2 sdt garam halus
1 sdt gula pasir

Bumbu halus :
3 butir bawang merah
6 siung bawang putih
2 sdt ketumbar
1/4 sdt merica bulat
1 ruas kunyit
1 ruas jahe

Cara membuat :
* Dalam wadah campurkan bumbu halus, maizena, garam, gula, dan telur aduk hingga rata.
* Masukkan ayam, aduk rata kembali. Diamkan dalam lemari es kurleb 30 menit hingga bumbu meresap.
* Siapkan wajan anti lengket, panaskan minyak yang banyak hingga benar-benar panas.
* Masukkan bawang putih dan goreng bawang putih hingga matang dan crispy, angkat dan tiriskan. Sisihkan minyaknya untuk menggoreng ayam.
* Goreng ayam hingga seluruh permukaannya terendam minyak dan ayam berwarna coklat keemasan, bolak-balik agar matangnya merata. Goreng secara bertahap, jangan langsung masuk sekaligus.
* Angkat dan tiriskan. Campur rata bawang putih goreng dan ayam goreng lalu sajikan selagi hangat.


Enjoy Your Homemade 🍲🍲🍲

"Pempek DOS"


Meskipun bundo wong palembang tulen tapii yg namanya bikin pempek bisa dihitung jari, seringnya beli 😝😝 Suka males ngaduk ikannya, kalopun bikin gak jauh dari pempek adaan (resepnya disini ). Karena gak ada stok ikan giling jadilah kali ini bundo bikin pempek dos. Resep pempeknya pakai resep ny.liem di blognya mba diah didi. Cukonya tetap pake resep andalan bundo 😋😋

"Pempek DOS (tanpa ikan)"
Source : Diah didi (pempek dos Ny.Liem)
Recook : Nova Rilandari

Bahan Biang :
125 gr tepung terigu protein sedang
250 ml air
1 siung bawang putih yang besar, haluskan
2 sdt garam
1 bungkus kaldu bubuk rasa ayam yang ukuran kecil (bundo pakai 1 sdt)
1 sdt gula pasir 
2 butir telur

Bahan Utama :
200 gr tepung sagu / tapioka

Cara Membuat :
* Didihkan air dan semua bumbu untuk bahan biang. Masukkan terigu sambil di aduk hingga rata. Hati2 jangan sampai gosong. Adonan jadinya kental sekali. Dinginkan.
* Setelah dingin, mixer adonan terigu dengan telur satu per satu sampai adonan lembut dan halus.
* Lalu masukkan tepung sagu, aduk rata. Jangan diulen terlalu keras agar pempek tidak keras. Adonan yang dihasilkan jadinya kalis dan enak dibentuk. Bentuk sesuai selera.
* Didihkan air dan sedikit minyak. Masukkan pempek yang sudah dibentuk. Rebus sampai mengapung dan matang. Angkat dan dinginkan.
* Goreng pempek saat akan di sajikan. Lengkapi dengan ketimun dan kuah cukonya.

"Cuko Pempek"
By : Nova Rilandari

Bahan :
750 gr gula aren/gula batok
2 liter air
3,5 sdm garam halus
5 biji asam kandis

Bumbu halus :
15 butir bawang putih
100 gr cabe rawit ( sesuai selera pedas masing-masing )

Cara membuat :
* Campurkan semua bahan dan bumbu halus. Masak di atas api sedang sambil diaduk sesekali hingga mengental.
* Angkat dan dinginkan, lalu saring.


Enjoy Your Homemade 🍲🍲

Tuesday, 21 November 2017

"Mie Aceh"


Mie lagiii 😅😅😅 gak bosen2 lah yaa. Seminggu ini dah 4x menunya mie, syusaahh nolaknya 😆😆😆 Kali ini bundo masak mie aceh, pernah bikin yg versi gorengnya disini sekarang cobain yg basahnya.

"Mie Aceh"
By : Nova Rilandari

Bahan :
150 gr mie lidi
100 gr daging sapi/kambing
3 lembar kol, iris kasar
50 gr tauge panjang, buang akarnya
50 gr caisim/sawi hijau, potong kasar
1 batang daun bawang, iris halus
1 buah tomat kecil, potong kasar
2 sdm kecap manis
1 sdm kecap asin
1 sdt garam halus
1/2 sdm gula pasir

Bumbu halus :
6 buah cabe merah
4 buah cabe rawit jawa
5 butir bawang merah
4 siung bawang putih
2 butir kemiri
1 ruas jahe
1 ruas kunyit
1/2 sdt ketumbar
1/4 sdt jintan
3 butir adas manis
2 butir kapulaga

Bahan pelengkap :
Kacang tanah goreng
Timun, potong tipis
Acar bawang
Emping
Bawang goreng

Cara membuat :
* Rebus mie lidi sesuai petunjuk kemasan. Angkat dan tiriskan.
* Rebus daging hingga empuk. Potong kecil-kecil. Sisakan air rebusannya 350ml.
* Tumis bumbu halus hingga keluar aromanya.
* Masukkan daging, aduk hingga rata.
* Tuangkan air kaldu, aduk rata dan biarkan hingga mendidih.
* Masukkan kol, caisim, dan tauge. Masak hingga sayuran layu.
* Tambahkan daun bawang, tomat, kecap manis, kecap asin, garam halus, dan gula pasir. Aduk rata hingga mendidih.
* Masukkan mie, aduk hingga tercampur rata. Masak hingga bumbu meresap.
* Angkat dan sajikan dengan bahan pelengkap.


"Enjoy Your Homemade" 🍲🍲🍲

Monday, 6 November 2017

"Bika Ambon Ekonomis"


Petcaahh telor juga akhirnya.... 😅😅
Perdana bikin Bika Ambon (biasanya tinggal comot yg Medan punya 😌). Recook resep ngehitzznya mba @dhiahoddie yg simpel, anti gagal, dan pastinya irit telur 😋😋

Sekalian buat setoran event recook cookpad #enakanbikinsendiri. Tapi beneran loh enakan bikin sendiri. Untuk satu resep ini dapat 10 buah dengan cetakan kue lumpur diameter lubang 6,5cm.

"Bika Ambon Ekonomis"
Source : Dhiah Oddie
Recook : Nova Rilandari

Bahan :
100 gr tepung kanji
50 gr tepung terigu
100 gr gula pasir
2 butir telur, kocok lepas
1 sdm margarin, cairkan
200 ml santan ( 65ml kara+air )
1/4 sdt garam dan vanili

Bahan biang :
1 sdt ragi instan
1 sdt gula pasir
50 ml air

Cara membuat :
* Rebus santan dengan daun pandan, daun jeruk, dan sereh. Sisihkan.
* Campur rata bahan biang. Biarkan kurleb 10 menit hingga berbuih.
* Campur rata tepung kanji, tepung terigu, gula pasir, garam, dan vanili.
* Masukkan biang dan santan sebagian sambil diaduk rata hingga adonan halus dan licin.
* Tambahkan lagi sisa santan dan telur. Aduk rata.
* Terakhir masukkan margarin cair. Aduk rata.
* Tutup wadah dengan serbet bersih. Diamkan selama 1 jam.
* Setelah 1 jam, panaskan cetakan kue lumpur. Alasi dengan seng (saya pakai alas baking pan) biar tidak cepat gosong.
* Oles tipis cetakan dengan margarin. Tuangkan adonan 3/4 cetakan. Biarkan sampai berlubang2 (jangan ditutup cetakannya)
* Jika permukaannya sudah mengering, tutup sebentar. Lalu angkat dan sajikan.


Enjoy Your Homemade 🍲🍲

Sunday, 4 October 2015

"Malbi" khas Palembang


Late...late...very late post hehehe...kebiasaan nih ^_^ Masaknya pas Idul Adha kemarin untuk teman makan ketupat. Kalau di Padang ada rendang, naaaahh.....di Palembang ada malbi. Di keluarga saya biasanya disajikan saat lebaran, kolaborasi dengan sambal goreng ati sebagai pelengkap makan ketupat, wuuuiiihhh....mantap ^_^

Malbi biasanya menggunakan kelapa parut sangrai tapi berhubung malas mengsangrai kelapa parut jadinya saya pakai santan aja.


"MALBI"
Oleh : Nova Rilandari

Bahan :
500 gr daging sapi, potong-potong
500 ml santan sedang
500 ml santan encer
100 gr gula batok/aren, sisir halus
2 potong kayu manis
3 sdm air asam jawa
1 1/2 sdm garam halus

Bumbu halus :
1 sdt merica bulat
10 butir bawang merah
5 siung bawang putih
1/2 buah pala
2 ruas jahe

Cara membuat :
◆ Tumis bumbu halus dan kayu manis hingga keluar aromanya.
◆ Masukkan potongan daging. Tumis sebentar hingga berubah warna.
◆ Tuangkan semua santan, aduk hingga mendidih.
◆ Masak hingga daging empuk dan aduk sesekali.
◆ Tambahkan gula batok/aren, air asam jawa, dan garam halus. Aduk rata.
◆ Masak hingga kuah mengental. Angkat dan sajikan.


Karena tidak pedas sama sekali dan rasanya yang manis gurih, anak-anak pun doyan makannya.

"Enjoy Your Homemade" ^^

Tuesday, 22 September 2015

"Ayam Gulai Hijau"


Beberapa tahun yang lalu saat liburan ke Padang, saya mendapatkan resep ini dari eteknya suami. Tapi belum pernah saya praktekkan sama sekali, kertas catatannya pun tenggelam bersama tumpukan buku-buku resep lainnya. Sampai beberapa hari yang lalu saat akan merapikan resep-resep dalam file, eh....saya ketemu lagi dengan resep ayam gulai hijau ini. Hihihi...dah kayak dapat harta karun gitu ^_^

Seperti biasa...saya kalau lagi semangat masak, suka nggak sabaran pengen eksekusi hehehe.... Paginya langsung deh ke pasar beli ayam dan bahan-bahan lainnya. Meskipun namanya gulai tapi masakan ini nggak menggunakan santan loh. Dinamakan gulai hijau karena warna hijau dari perpaduan cabe hijau dan bahan-bahan lainnya yang setelah dimasak menyerupai kuah santan, jadi penampakannya seperti gulai.

Resep yang saya dapat takarannya untuk porsi besar jadi saya sesuaikan kembali takarannya agar pas untuk porsi sekeluarga.


"AYAM GULAI HIJAU"
Oleh : Nova Rilandari

Bahan :
500 gr ayam, potong sesuai selera
300 ml air
1 1/2 sdt garam halus
2 sdt gula pasir
2 buah asam kandis

Bumbu halus :
100 gr cabe hijau
10 butir bawang merah
5 siung bawang putih
4 butir kemiri
3 ruas jahe
3 ruas lengkuas
2 ruas kunyit

Bumbu lainnya :
3 butir kapulaga
3 lembar daun salam
4 lembar daun jeruk purut
1 lembar daun kunyit

Cara membuat :
 ◆ Tumis bumbu halus dan bumbu lainnya hingga keluar aromanya.
◆ Masukkan potongan ayam. Aduk rata hingga berubah warna.
◆ Tuangkan air, aduk rata. Masak hingga ayam empuk. Aduk sesekali.
◆Tambahkan garam halus, gula pasir, dan asam kandis. Aduk rata.
◆ Masak hingga kuahnya sedikit menyusut. Angkat dan sajikan.


Sukaaa banget lihat warna hijaunya yang cling, bikin tambah nafsu makan. Tambuah ciek hehehe... ^_^

"Enjoy Your Homemade" ^^

Friday, 21 August 2015

"Mie Goreng Aceh"


Di kota tempat saya tinggal ada banyak beraneka jenis makanan dari daerah-daerah, mungkin karena disini kebanyakan orang rantau ya. Ini salah satu enaknya, jadi bisa mencicipi makanan daerah lain ^_^

Salah satu yang saya paling suka mie aceh. Ada satu tempat yang selalu jadi langganan kami sekeluarga yang penjualnya asli dari Aceh, bukanya setiap sore, dan terlambat sedikit aja sudah antri. Yang jadi favorite saya adalah mie goreng aceh, suka sekali dengan pedas bumbunya yang khas.

Tapi sekarang sudah jaraaaang banget beli, terakhir kesana saat puasa kemarin, rame-rame bareng keluarga besar dari Palembang sekalian bukber. Sekarang saya seringnya bikin sendiri, kalau lagi kepingin langsung capcus ke dapur aja. Paling seringnya dibikin untuk sarapan keluarga di rumah. Resepnya diadaptasi dari resep Bango yang sudah saya sesuaikan dengan selera keluarga.


"MIE GORENG ACEH"
Oleh : Nova Rilandari
Adaptasi dari resep Bango

Bahan :
1 bungkus mie telor ( saya pakai merk Atom )
250 gr daging sapi, potong kecil-kecil
5 lembar kol, iris kasar
50 gr tauge panjang, buang akarnya
50 gr caisim/sawi hijau, potong kasar
1 batang daun bawang, iris halus
1 buah tomat, potong kasar
5 butir bawang merah, iris halus
3 sdm kecap manis
2 sdm kecap asin
1,5 sdt garam halus
1 sdt gula pasir

Bumbu halus :
8 buah cabe merah
5 siung bawang putih
3 butir kemiri
1 ruas jahe
1 ruas kunyit
1/2 sdt ketumbar
1/4 sdt jintan
3 butir adas manis
3 butir kapulaga

Pelengkap :
Kacang tanah goreng
Tomat, potong tipis
Acar timun/bawang
Emping/kerupuk
Bawang goreng

Cara membuat :
* Panaskan air hingga mendidih, rebus mie telor sebentar saja. Angkat dan tiriskan.
* Rebus daging hingga empuk. Sisakan air rebusannya 200ml.
* Tumis bawang merah hingga layu, masukkan bumbu halus dan tumis hingga keluar aromanya.
* Masukkan daging, aduk hingga rata.
* Tuangkan air kaldu, aduk rata dan biarkan hingga mendidih.
* Masukkan kol, caisim, dan tauge. Masak hingga air agak menyusut.
* Tambahkan daun bawang, tomat, kecap manis, kecap asin, garam halus, dan gula pasir. Aduk rata hingga mendidih.
* Masukkan mie, aduk hingga tercampur rata. Masak hingga bumbu meresap dan air kering.
* Angkat dan sajikan dengan bahan pelengkap.


Jika suka, bisa tambahkan udang atau gunakan daging kambing.

"Enjoy Your Homemade" ^^

Wednesday, 1 April 2015

"Pempek Adaan" khas Palembang


Mari sarapan....ini sarapannya orang Palembang, apalagi kalau bukan pempek hihihi... ^_^ Yang paling banyak dikenal orang yaitu pempek kapal selam, pempek lenjer, dan pempek telur, padahal ada banyak macam pempek yang bisa jadi pilihan antara lain pempek lenjer, pempek kapal selam, pempek telur, pempek pistel, pempek tahu, pempek adaan, pempek panggang, pempek kulit, pempek lenggang, pempek keriting, pempek dos. Tuh kan banyak macamnya hihihi....

Saya dari dulu nggak pernah bikin pempek karena di Palembang banyak yang jual, di setiap sudut kota pun ada, tinggal pilih mau yang mana hehehe.... Saat merantau ke batam, saya jadi bingung sendiri saat diminta bikin pempek oleh teman-teman dari daerah lain. Mereka pikir setiap orang Palembang pasti bisa bikin pempek, lah wong saya biasa beli hihihi.... Itulah awal yang memacu saya untuk bisa bikin pempek sendiri. Apalagi disini saya belum menemukan penjual pempek yang pas di lidah.

Di antara banyak macam pempek, saya paling suka pempek adaan. Hmmm....kalau belum kenyang, nggak mau berhenti makannya hehehe... ^_^ Pempek adaan yang paling sering saya bikin kalau lagi pengen makan pempek, karena cara membuatnya yang mudah dan cepat, adonannya langsung digoreng tanpa harus melewati proses perebusan lagi.

Sebelumnya saya belum pernah posting pempek karena jaraaang banget bikin. Kalau pun bikin, sudah kecapean aja mau foto hasilnya jadi langsung dimakan aja. Kali ini saya mau posting resep pempek adaan yang biasa saya pakai.


"PEMPEK ADAAN"
Oleh : Nova Rilandari

Bahan :
500gr ikan giling ( tenggiri/gabus/kakap )
350 ml santan dingin ( masukkan ke dalam lemari es sebelum digunakan )
250 gr tepung sagu
1 butir telur ayam
50 gr bawang merah, iris halus
1,5 sdm garam halus
1/2 sdt merica bubuk
2 sdm bawang goreng
Minyak goreng secukupnya

Cara membuat :
◆ Campurkan ikan giling dan santan dingin. Aduk hingga tercampur rata menggunakan tangan.
◆ Masukkan telur, garam, dan merica. Aduk rata.
◆ Tambahkan sagu, bawang merah iris, dan bawang goreng. Aduk kembali hingga tercampur rata.
◆ Bentuk adonan menjadi bulatan. Saya menggunakan scoop ice cream untuk membentuk bulatannya. Atau bisa juga dengan tekhnik membuat bakso yaitu ambil adonan menggunakan tangan lalu remas hingga adonan keluar diantara ibu jari dan telunjuk membentuk bulatan lalu ambil menggunakan sendok.
◆ Goreng dalam minyak panas dan banyak dengan api sedang hingga kuning kecoklatan.
◆ Angkat dan tiriskan. Sajikan dengan kuah cuko.

Tidak afdol kalau makan pempek tanpa soulmatenya si kuah cuko hehehe.... Untuk membuat cuko gunakan gula aren/gula batok agar cuko yang dihasilkan lebih pekat.

"CUKO PEMPEK"
Oleh : Nova Rilandari

Bahan :
750 gr gula aren/gula batok
2 liter air
3,5 sdm garam halus
5 biji asam kandis

Bumbu halus :
15 butir bawang putih
100 gr cabe rawit ( sesuai selera pedas masing-masing )

Cara membuat :
◆ Campurkan semua bahan dan bumbu halus. Masak di atas api sedang sambil diaduk sesekali hingga mengental.
◆ Angkat dan dinginkan, lalu saring.


Done!! Sepiring pempek adaan plus cuko siap disajikan. Hayook dicobain ^_^

"Happy Cooking" ^^

Tuesday, 17 March 2015

"Asasam Tempoyak Patin" khas Palembang


Habis bersih-bersih lemari es ternyata masih ada stok tempoyak. Enak nih buat masak yang seger asem, langsung kebayang asasam tempoyak khas kampung halaman saya ^_^ Pas pula masih ada beberapa potong ikan patin, cocok deh buat dimasak asasam tempoyak.

Sekilas tentang tempoyak, merupakan hasil fermentasi dari durian. Durian yang sudah matang diambil dagingnya dan diberi garam, lalu disimpan hingga berubah menjadi asam. Kalau sedang musim durian, nenek saya selalu membuat tempoyak sendiri. Tempoyaknya disimpan dalam guci-guci tanah liat. Bisa berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun disimpan, makin lama disimpan tempoyak makin terasa enak.

Ada sebagian orang yang masih kurang pas lidahnya saat mencoba masakan yang dicampur tempoyak, seperti suami saya hihihi.... Kalau saya yang emang dari kecil sudah makan tempoyak, bisa tambah dua piring nasi hahaha.... :D


"ASASAM TEMPOYAK PATIN"
Oleh : Nova Rilandari

Bahan :
500 gr ikan patin
1 buah jeruk nipis, peras airnya
1 batang daun bawang, potong-potong
1 sdm gula pasir ( tergantung keasinan tempoyak )
2 sdm tempoyak
1 liter air

Bumbu halus :
5 buah cabe merah
5 butir bawang merah
1 ruas lengkuas
1 ruas kunyit
1 batang sereh, ambil putihnya

Cara membuat :
◆ Bersihkan ikan dan potong-potong. Lumuri dengan air jeruk nipis. Diamkan selama 15 menit.
◆ Campurkan air, bumbu halus, dan tempoyak. Didihkan.
◆ Masukkan potongan ikan, masak hingga ikan matang.
◆ Tambahkan gula pasir dan daun bawang. Masak sebentar.
◆ Angkat dan sajikan.


Yang pengen merasakan tempoyak, bisa dicoba resep ini ^_^

"Happy Cooking" ^^

Tuesday, 3 March 2015

"Nasi Uduk"



Ceritanya hari minggu kemarin kangen lagi sama nasi uduk tempo dulu. Saat masih sekolah saya sempat juga jualan nasi uduk kemasan yang dititip di warung-warung dekat rumah dan juga pesanan teman-teman sekolah. Kalau di Palembang biasa menyebutnya nasi gemuk. Lumayan laris juga, bisa habis lebih dari 50 bungkus sehari. Modalnya dari ibu dan untungnya untuk tabungan saya hehehe.... (^_^).

 Selama tinggal di batam belum pernah jumpa nasi uduk yang benar-benar pure terasa santannya. Kebanyakan yang dijual nasi kuning, kalaupun ada yang jual nasi uduk tapi nggak berasa khasnya santan di nasinya, bahkan rasanya nggak ada bedanya dengan nasi putih biasa (-_-).

Nasi uduk biasanya dimakan bersama pelengkapnya seperti sambal tempe, telur rawis, bihun goreng, sambal manis, dan kerupuk. Atau sering juga ditambahkan ayam goreng atau perkedel.

Saya hanya akan memposting resep nasi uduknya aja ya. Pelengkapnya bisa disesuaikan selera masing-masing. Untuk nasi uduk yang saya buat ini, pelengkapnya saya sajikan sambal tempe, ayam pop corn, telur rawis, dan kerupuk udang. Pengennya ada bihun gorengnya tapi nggak keburu lagi mau masaknya.


"NASI UDUK"
(Rice Cooked in Coconut Milk)
Oleh : Nova Rilandari

Bahan :
300 gr beras pulen, cuci bersih
500 ml santan
1 batang serai, digeprek
2 lembar daun salam
1 sdt garam halus

Pelengkap ( sesuai selera ) :
Sambal tempe
Telur rawis
Ayam pop corn ( resepnya bisa lihat disini )
Kerupuk udang
Bawang goreng

Cara membuat :
Kukusan : Masak santan, serai, daun salam, dan garam sampai mendidih sambil diaduk. Masukkan beras, masak hingga santan habis terserap ke dalam beras. Aduk sesekali agar santan terserap merata dan tidak gosong. Siapkan kukusan, pindahkan beras ke dalam kukusan dan kukus hingga matang.
Rice Cooker/Magicom : Campur semua bahan ke dalam rice cooker/magicom. Masak hingga matang. Aduk sesekali agar santan terserap merata.



Abang khalif senang sekali saat tau bundanya masak nasi uduk. Langsung deh tambah lahap makannya, dua piring lewaattt....hahahaha.... :D

"Happy Cooking" ^^

"Bada Lado Ijo"


Kalau sambal gini kesukaan suami banget. Makannya bisa lahap, tambuah ciek hehehe... ^_^ Yang namanya sambal tuh nggak pernah absen di menu makan kami sekeluarga. Mau dimasak apa aja yang penting dalam bentuk sambal.

Saat pulang ke Padang akhir tahun kemarin, saya sempat bawa ikan bada khas Danau Maninjau. Awal kenal ikan ini saat ibu mertua menggoreng ikan ini untuk lauk makan, saat dicobain wah enak juga nih, apalagi kalau dimasak campur dengan cabe hijau, hmmmm.....dah kebayang enaknya.

Jadilah saya ikut pergi ke pasar dengan niatan mau beli ikan bada untuk dibawa pulang. Harganya nggak terlalu mahal dibandingkan ikan teri yang biasa saya beli. Beli 100gr cukup untuk nanti dimasak dirumah. Di batam saya belum pernah lihat yang jual ikan bada, atau saya aja mungkin yang nggak tau ya ^_^ , kalaupun ada harganya pasti mahal.

Tapi...dari pulang sampai sekarang, baru saya masak sekarang ikannya hihihihi..... Untungnya saya simpan dalam lemari es jadi ikannya masih awet. Saya pakai kentang untuk campurannya, mau dicampur bahan lain atau nggak dicampur apa-apa juga nggak masalah, kembali ke selera masing-masing ya.

"BADA LADO IJO"
Oleh : Nova Rilandari

Bahan :
100gr ikan bada kering
500gr kentang
1/2 sdt gula pasir

Bumbu halus :
100gr cabe hijau
8 butir bawang merah
4 siung bawang putih

Cara membuat :
◆ Rendam ikan bada dengan air panas sebentar, lalu tiriskan. Goreng ikan bada hingga garing. Angkat dan tiriskan. Sisihkan.
◆ Kupas kentang, potong kotak-kotak kecil, lalu cuci bersih. Goreng kentang hingga matang. Angkat dan tiriskan. Sisihkan.
◆ Tumis bumbu halus hingga harum sambil diaduk-aduk. Kalau minyak kering, tambahkan minyak sedikit-sedikit.
◆ Tambahkan gula pasir, aduk rata. Saya tidak menambahkan garam karena ikan badanya sudah asin. 
◆ Masukkan ikan bada dan kentang. Aduk hingga tercampur rata dengan tumisan cabe. Angkat dan sajikan.


Penampakan ikan bada kering

Saya juga sempat mencoba Palai Bada, masakan lain yang bahannya juga dari ikan bada. Palai bada dibuat dari ikan bada basah yang dibungkus daun pisang. Rasanya juga nggak kalah enaknya plus puoooll pedasnya.

"Happy Cooking" ^^

Tuesday, 10 February 2015

"Pindang Ikan Patin" khas Palembang


Hohoho....ceritanya kembali ke selera asal nih. Ini salah satu masakan khas kampung halaman saya, Palembang. Aslinya pindang banyak jenisnya, diantaranya yang terkenal yaitu pindang meranjat, pegagan, dan musirawas. Biasanya di Palembang, rumah makan pindang banyak di pinggiran jalan, yang paling umum yaitu pindang meranjat dan pegagan.

Ketiga jenis pindang ini memiliki khas sendiri. Pindang meranjat khas sekali rasa terasinya dan asamnya dari buah nanas, kuahnya dominan merah dan pedas. Pindang pegagan sama dengan pindang meranjat menggunakan nanas sebagai asamnya, tetapi rasa terasinya tidak terlalu khas. Sedangkan pindang musiwaras, asamnya menggunakan tomat ceri atau kalau di Palembang dikenal dengan nama cung kediro. Kuah pindang musirawas lebih pucat atau kecoklatan tergantung banyaknya penggunaan kecap.

Untuk resep pindang yang saya buat ini lebih mirip ke pindang musirawas dan dulu biasa dimasak oleh ibu saya. Kebetulan sekali ketemu tomat ceri di pasar, biasanya susaaah sekali dapat tomat ceri disini. Kalau ingat di Palembang, tomat ceri atau cung kediro tuh tinggal pilih aja mau beli yang mana, banyak yang jualnya. Tapi kalau nggak dapat tomat ceri atau cung kediro, biasanya saya ganti nanas atau belimbing wuluh sebagai asamnya. Ibu saya biasa menggunakan ikan baung tapi karena di tempat saya tinggal sekarang nggak ada ikan baung jadi pakainya ikan patin. Untuk pindang meranjat atau pegagan juga biasanya menggunakan ikan patin.


"PINDANG IKAN PATIN"
Oleh : Nova Rilandari

Bahan :
1 ekor ikan patin ukuran sedang
1 buah jeruk nipis, peras airnya
3 batang kemangi, ambil daunnya
2 batang daun bawang, potong-potong
3 buah tomat ceri/cung kediro, potong-potong
750 ml air

Bumbu halus :
5 buah cabe merah
6 butir bawang merah
4 siung bawang putih
2 ruas jahe
2 ruas lengkuas
2 ruas kunyit
1 batang sereh

Bumbu pelengkap :
2 lembar daun salam
2 sdm kecap manis
2 sdm kecap asin
1 sdt garam halus
1/2 sdt gula pasir
1 buah kaldu blok

Cara membuat :
◆ Potong ikan jadi lima bagian dan lumuri dengan air jeruk nipis. Diamkan selama 15 menit.
◆ Campur air, bumbu halus, dan daun salam dalam panci. Masak hingga mendidih.
◆ Masukkan potongan ikan dan masak hingga ikan matang.
◆ Tambahkan bumbu pelengkap, daun bawang, kemangi, dan tomat ceri/cung kediro. Aduk rata dan masak sebentar.
◆ Angkat dan sajikan dengan nasi hangat dan sambal.


Hmmm.....emang enak nyeruput kuah pindang panas plus pedas. Walaupun suami saya bukan asli Palembang, tapi doyan juga makan pindang hehehe....

"Happy Cooking" ^^