Showing posts with label Kari/Gulai. Show all posts
Showing posts with label Kari/Gulai. Show all posts

Tuesday, 22 September 2015

"Ayam Gulai Hijau"


Beberapa tahun yang lalu saat liburan ke Padang, saya mendapatkan resep ini dari eteknya suami. Tapi belum pernah saya praktekkan sama sekali, kertas catatannya pun tenggelam bersama tumpukan buku-buku resep lainnya. Sampai beberapa hari yang lalu saat akan merapikan resep-resep dalam file, eh....saya ketemu lagi dengan resep ayam gulai hijau ini. Hihihi...dah kayak dapat harta karun gitu ^_^

Seperti biasa...saya kalau lagi semangat masak, suka nggak sabaran pengen eksekusi hehehe.... Paginya langsung deh ke pasar beli ayam dan bahan-bahan lainnya. Meskipun namanya gulai tapi masakan ini nggak menggunakan santan loh. Dinamakan gulai hijau karena warna hijau dari perpaduan cabe hijau dan bahan-bahan lainnya yang setelah dimasak menyerupai kuah santan, jadi penampakannya seperti gulai.

Resep yang saya dapat takarannya untuk porsi besar jadi saya sesuaikan kembali takarannya agar pas untuk porsi sekeluarga.


"AYAM GULAI HIJAU"
Oleh : Nova Rilandari

Bahan :
500 gr ayam, potong sesuai selera
300 ml air
1 1/2 sdt garam halus
2 sdt gula pasir
2 buah asam kandis

Bumbu halus :
100 gr cabe hijau
10 butir bawang merah
5 siung bawang putih
4 butir kemiri
3 ruas jahe
3 ruas lengkuas
2 ruas kunyit

Bumbu lainnya :
3 butir kapulaga
3 lembar daun salam
4 lembar daun jeruk purut
1 lembar daun kunyit

Cara membuat :
 ◆ Tumis bumbu halus dan bumbu lainnya hingga keluar aromanya.
◆ Masukkan potongan ayam. Aduk rata hingga berubah warna.
◆ Tuangkan air, aduk rata. Masak hingga ayam empuk. Aduk sesekali.
◆Tambahkan garam halus, gula pasir, dan asam kandis. Aduk rata.
◆ Masak hingga kuahnya sedikit menyusut. Angkat dan sajikan.


Sukaaa banget lihat warna hijaunya yang cling, bikin tambah nafsu makan. Tambuah ciek hehehe... ^_^

"Enjoy Your Homemade" ^^

Thursday, 3 September 2015

"Gulai Kepala Kakap"


Ada kalanya saya tidak memasak di rumah, biasanya kalau nggak sabtu atau minggu, disaat ayah libur kerja. Di hari itulah saya bisa beberesan rumah, dari depan sampai belakang. Kalau sudah gitu, capeknya puuoooll banget dan ujung-ujungnya sudah males aja nguplek di dapur. Maunya habis beberesan itu... selonjoran aja sambil nonton tv plus ngemil hihihi... ^_^

Kalau sudah nggak masak gini, larinya pasti ke rumah makan padang. Salah satu menu yang selalu dan selalu dipesan my hubby adalah gulai kepala kakap. Padahal sayanya juga selalu dan selalu yang dipesan rendang daging hehehe... :D soalnya nggak pernah sih masak rendang daging sendiri, jadi kalau kepengen ya beli ke rumah makan padang ^_^ Nah...itu awal ceritanya saya masak gulai kepala kakap ini, karena my hubby doyaaan banget. 

Untuk gulai kepala kakap ini, saya beli 2 ekor ikan kakap ukuran sedang. Bagian kepalanya saya masak gulai dan bagian badannya saya masak sup ikan untuk anak-anak. 


"GULAI KEPALA KAKAP"
Oleh : Nova Rilandari

Bahan :
2 buah kepala ikan kakap
1,5 liter santan sedang
10 lonjor kacang panjang, potong agak panjang
1 buah jeruk nipis
2 buah asam kandis
1,5 sdt garam halus
1 sdt gula pasir

Bahan lainnya :
2 lembar daun salam
3 lembar daun jeruk purut
1 lembar daun kunyit, simpulkan
1 batang sereh, digeprek

Bumbu halus :
10 buah cabe merah keriting
8 butir bawang merah
4 siung bawang putih
3 butir kemiri
3 ruas kunyit
2 ruas jahe
2 ruas lengkuas

Cara membuat :
◆ Lumuri kepala kakap dengan air jeruk nipis. Diamkan 15 menit.
◆ Tumis bumbu halus dan bahan lainnya hingga keluar aromanya.
◆ Tuangkan santan, aduk rata hingga mendidih.
◆ Masukkan kepala kakap, masak hingga matang.
◆ Tambahkan kacang panjang, garam halus, gula pasir, dan asam kandis. Aduk rata dan masak hingga matang.
◆ Angkat dan sajikan dengan nasi hangat.


Nggak keburu jepret sup ikannya jadi belum sempat share resepnya. Next ya kalau masak sup ikan lagi ^_^

"Enjoy Your Homemade" ^^

Sunday, 7 June 2015

"Chicken Katsu Curry"


Hari sabtu kemarin buru-buru mau pergi pembukaan bazar dan karena takutnya nggak keburu masak untuk makan siang jadinya masaklah yang nggak pake ribet. Jatuhlah pilihan ke chicken katsu atau ayam goreng khas Jepang. Cara bikinnya nggak jauh beda dengan ayam goreng tepung biasa, tinggal di marinasi/direndam bumbu, diamkan sebentar terus dibalur tepung dan goreng, beres deh.

Eh nggak taunya setelah beres masak, anak-anak malah ketiduran, nggak jadilah kita pergi. Sambil nunggu anak-anak bangun tidur, saya pun nonton tv. Pas pula acaranya kuliner dan membahas tentang masakan jepang, salah satunya menu chicken katsu curry. Kebetulan banget kan ^_^

Akhirnya jadi kepengen juga nih makannya. Chicken katsunya kan sudah ada, jadi tinggal bikin curry/karinya aja. Untuk bumbu curry/kari, bisa gunakan curry/kari instan, merk Golden Curry banyak direkomendasikan karena rasa curry/karinya sama dengan kari Jepang, tapi karena nggak ada logo halalnya jadi ragu untuk pakai. Jadinya saya pakai kari instan merk Malabar yang jelas ada logo halalnya.


"CHICKEN KATSU CURRY"
Oleh : Nova Rilandari

Bahan chicken katsu :
2 potong dada ayam tanpa tulang, fillet melebar
1 sdt garam halus
1/2 sdt merica bubuk
1/2 sdt bawang putih bubuk
1 butir telur, kocok lepas
3 sdm tepung terigu
Tepung roti secukupnya

Bahan curry/kari :
1 buah kentang ukuran besar, potong kotak
1 buah bawang bombay, potong kasar
1 siung bawang putih, cincang halus
500 ml air
25 gr kari bubuk
1 sdt garam halus
1/2 sdt gula pasir
2 sdm larutan maizena

Pelengkap :
1 buah wortel, potong panjang lalu rebus

Cara membuat :
Chicken Katsu : Lumuri daging ayam dengan garam halus, merica bubuk, dan bawang putih bubuk. Simpan dalam lemari es selama 30 menit atau lebih.
◆ Keluarkan ayam, balur dengan tepung terigu dan pukul-pukul dipinggiran wadah tepung agar tidak ada tepung yang menggumpal. Lalu celupkan ke dalam kocokan telur dan gulingkan di atas tepung roti hingga seluruh permukaan daging ayam terbalut rata, agak remas sedikit agar tepung roti menempel rata.
◆ Langsung goreng dalam minyak panas dan banyak hingga kuning kecoklatan. Gunakan api sedang cenderung kecil dan bolak-balik agar matang sempurna. Angkat dan tiriskan.
Curry : Tumis bawang putih dan bawang bombay hingga keluar aromanya. Masukkan potongan kentang dan air, masak hingga kentang matang.
◆ Tambahkan kari bubuk, garam halus, dan gula pasir. Aduk hingga tercampur rata. Masak sebentar hingga mendidih.
◆ Jika ingin agak encer cukup dimasak hingga air sedikit menyusut. Tapi jika ingin sedikit kental beri larutan maizena, aduk hingga mengental.

Curry powder/Kari bubuk

◆ Penyajian : Letakkan nasi secukupnya di atas piring. Iris chicken katsu dan letakkan diatas nasi. Siram dengan kuah kari dan beri wortel rebus sebagai pelengkap.
◆ Sajikan hangat.


Ternyata nggak sesulit kelihatannya. Hasilnya sangat memuaskan, nggak kalah deh rasanya dengan yang disajikan di resto jepang ^_^

"Enjoy Your Homemade" ^^

Saturday, 16 May 2015

"Gulai Nangka"


Siapa sih yang nggak suka nasi padang ?? Kalau saya suka sekaliii. Apalagi kalau ada gulai nangkanya, waaah tambuah ciek hahaha... ^_^ Tapi kalau beli terus bikin bolong kantong juga dan di rumah makan padang yang biasa saya beli, nggak selalu menyediakan gulai nangka. Daripada beli terus, yuk ah bikin sendiri.

"GULAI NANGKA"
Oleh : Nova Rilandari

Bahan :
500 gr nangka muda 
250 gr tetelan
1 liter santan sedang
2 biji asam kandis
1 batang sereh, geprek
3 lembar daun jeruk purut
Garam & gula pasir secukupnya

Bumbu halus :
15 buah cabe merah
8 butir bawang merah
4 siung bawang putih
3 butir kemiri
2 ruas kunyit
3 ruas lengkuas
2 ruas jahe

Cara membuat :
◆ Rebus nangka hingga lembut dan matang. Angkat & tiriskan.
◆ Rebus tetelan hingga lunak. Sisakan sedikit air rebusannya. Angkat dan sisihkan.
◆ Tumis bumbu halus, sereh, dan daun jeruk hingga wangi. Masukkan tetelan dan sisa air rebusannya. Masak hingga mendidih.
◆ Tuangkan santan, aduk hingga mendidih.
◆ Masukkan nangka. Masak hingga kuah meresap. Aduk sesekali.
◆ Tambahkan asam kandis, garam, dan gula pasir. Aduk rata dan masak hingga kuah sedikit mengental.
◆ Angkat dan sajikan.


Naaa....dah siap. Mari makan... ^_^

"Happy Cooking" ^^

Tuesday, 3 February 2015

"Gulai Jantung Pisang"


Pertama kali masak jantung pisang saat anak pertama saya lahir karena jantung pisang bisa memperlancar asi. Sebelumnya saya belum pernah mengolah jantung pisang bahkan baru tau juga kalo jantung pisang bisa dimakan hehehe.... Padahal dulu di belakang rumah ortu banyak banget pohon pisang beserta jantungnya tapi yang dipanen hanya buah dan daunnya saja.

Biasanya jantung pisangnya hanya ditumis biasa saja. Apalagi saat masih menyusui belum boleh makan yang macam-macam apalagi yang pedas. Tapi kali ini jantung pisangnya digulai sedikit pedas. Rasanya lebih mantap bikin tambah nafsu makan.



"GULAI JANTUNG PISANG"
Oleh : Nova Rilandari

Bahan :
1 buah jantung pisang
250 ml santan
1 batang serai, digeprek
2 lembar daun jeruk
5 buah cabe rawit merah
1 sdt garam halus
1 sdt gula pasir
1 buah asam kandis

Bumbu halus :
3 buah cabe merah
3 butir kemiri
6 butir bawang merah
3 siung bawang putih
1 ruas lengkuas
1 ruas kunyit
2 sdt ketumbar
1/4 sdt jintan

Cara membuat :
◆ Bersihkan jantung pisang dan ambil bagian putihnya. Potong-potong dan rebus. Angkat dan sisihkan.
◆ Tumis bumbu halus, serai, dan daun jeruk hingga harum. Tuangkan santan dan aduk hingga mendidih.
◆ Masukkan jantung pisang, garam, gula pasir, asam kandis, dan cabe rawit merah. Masak hingga kuah meresap. Angkat dan sajikan.



Sekarang selalu nggak nahan pengen beli kalau ada yang jual jantung pisang, emang bikin nagih makannya :D

"Happy Cooking" ^^

Wednesday, 17 December 2014

"Opor Ayam Nanas" khas Palembang


Opor ayam pakai nanas ??! Iya, opor ayam khas Palembang emang pakai nanas, ini yang membedakan dengan opor ayam biasanya. Saat lebaran opor ayam dimakan dengan lontong atau ketupat. Biasanya nanas diparut halus terlebih dahulu tapi yang saya buat ini cuma dipotong-potong. 

Sengaja bikin menu ini untuk lauk makan siang, apalagi suami juga belum pernah cobain opor ayam pakai nanas. Awalnya suami keheranan kok opor dikasih nanas tapi pas dicobain eh malah tambah dua kali hehehe.... ^^

Campuran nanas membuat rasanya jadi lebih segar. Yuks yang pengen cobain bisa lihat resepnya disini :)

"OPOR AYAM NANAS" khas PALEMBANG
Oleh : Nova Rilandari

Bahan :
  • 500 gr ayam, potong sesuai selera
  • 1 liter santan dari 1 butir kelapa
  • 2 lembar daun salam
  • 1 batang serai, digeprek
  • 1 ruas lengkuas, digeprek
  • 1 sdt garam
  • 1/2 sdt gula pasir
  • 1/4 potong nanas, dipotong-potong atau diparut halus
Bumbu halus :
  • 1 sdt merica utuh
  • 4 butir kemiri
  • 5 butir bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 1 sdt ketumbar
  • 1 ruas kunyit
Cara membuat :
  • Tumis bumbu halus, daun salam, lengkuas, dan serai sampai harum.
  • Masukkan potongan ayam, aduk rata sebentar sampai ayam sedikit berubah warna.
  • Tuangkan santan, aduk rata sampai mendidih. 
  • Tambahkan garam dan gula pasir, masak sampai ayam matang dan empuk.
  • Terakhir masukkan nanas, aduk sebentar lalu angkat.
  • Sajikan dengan taburan bawang goreng.


"Happy Cooking" ^^

Tuesday, 18 November 2014

"Martabak HAR" khas Palembang


Martabak ini salah satu makanan khas kampung halaman saya di Palembang. Menurut cerita sih asal kata Martabak HAR dari singkatan nama pencetus makanan ini pertama kali yaitu Haji Abdul Razak. 

Sudah lama sekali ngidam pengen makanan satu ini. Tapi apa daya di tempat saya tinggal sekarang susyaaah nyarinya... -_-

Akhirnya saat hari raya kurban bulan kemarin diniatin banget bikin sendiri. Kebetulan lumayan dapat daging plus tetelan sapi. 

"MARTABAK HAR"
Oleh : Nova Rilandari

Bahan Kulit :
  • 125gr tepung terigu protein tinggi
  • 125gr tepung terigu protein sedang
  • 1sdt garam
  • 150ml air
  • Minyak goreng secukupnya

Bahan Isian :
  • 8 butir telur ayam

Bahan Kuah Kari :
  • 150 gr daging sapi/kambing, potong kotak2
  • 150 gr kentang, potong2
  • 500ml santan
  • 1 sdt garam
  • 1 sdt gula pasir
  • 1 buah kaldu blok sapi
  • 3 butir cengkeh
  • 1 butir pekak/bunga lawang
  • 1 ruas kayu manis
  • Tepung terigu secukupnya, larutkan dengan sedikit air

Bumbu Halus :
  • 7 buah cabe merah
  • 5 butir bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 1/2 sdt jinten
  • 1/2 sdt adas
  • 1 sdm ketumbar halus
  • 3 ruas kunyit
  • 1/2 sdt pala bubuk

Bahan Kuah Kecap, campur jadi satu :
  • Kecap asin secukupnya
  • Cuka makan secukupnya
  • Cabe hijau secukupnya, potong bulat2

Cara membuat :
  • Kulit : Campur semua bahan, uleni selama 5 menit sampai adonan mulus. Bagi adonan masing2 50gr atau sebesar bola pingpong. Lumuri dengan minyak goreng. Diamkan minimal 1 jam.
  • Kuah kari : Tumis bumbu halus, cengkeh, pekak/bunga lawang, kayu manis. Masukkan daging, aduk sebentar. Tuangkan santan, aduk sampai mendidih lalu masukkan kentang, garam, gula, kaldu. Masak sampai daging empuk & kuah agak menyusut. Tambahkan larutan tepung terigu, aduk rata. Angkat.
  • Penyajian : Panaskan sedikit minyak dalam wajan/teflon datar. Ambil satu bulat kulit, tipiskan. Letakkan melebar di wajan/teflon, ceplokkan satu butir telur diatas kulit, lipat seperti amplop. Goreng sampai kecokelatan. Sajikan dengan kuah kari & kecap.

Puas rasanya setelah eksekusi sendiri. Nggak sesulit yang dibayangkan. Sekarang kalau lagi kepengen makan martabak HAR tinggal bikin aja sendiri.

"Happy Cooking" ^^

"Roti Kambing"


Kalau lihat judulnya 'roti' pasti langsung kebayang roti yang empuk. Roti yang satu ini beda banget dengan roti-roti empuk kebanyakan, teksturnya lebih mirip ke kulit risoles. Biasanya menjadi teman makan kari kambing.

Masakan ini bisa jadi salah satu pilihan sajian di Hari Raya Idul Adha. Bisa menjadi variasi pengganti lontong atau ketupat. 

"Roti Kambing"
Oleh : Nova Rilandari

Bahan Roti :
  • 3 butir kuning telur
  • 250gr tepung terigu
  • 1sdt garam
  • 2sdm minyak goreng
  • 500ml air hangat

Bahan Kari Kambing :
  • 500gr daging kambing, potong2
  • 1 buah pekak/bunga lawang
  • 5 buah cengkih
  • 3 buah kapulaga
  • 4cm kayu manis
  • 1,5 liter santan
  • 1sdt garam
  • 1/2sdt gula pasir

Bumbu halus :
  • 5 buah cabe merah
  • 8 butir bawang merah
  • 4 butir bawang putih
  • 2sdm ketumbar
  • 1/2sdt adas
  • 1/2 sdt jinten
  • 2 ruas kunyit
  • 2 ruas jahe

Cara membuat :
  • Roti dadar : kocok lepas kuning telur & garam. Masukkan tepung, air, & minyak goreng. Aduk rata sampai licin. Ambil satu sendok sayur, tuangkan diatas teflon, buat dadar tipis. Angkat & lipat segitiga. Lakukan sampai adonan habis. Sisihkan.


  • Kari : tumis bumbu halus, kayu manis, kapulaga, pekak, cengkih. Masukkan daging kambing, aduk sebentar. Tuangkan santan, aduk rata & masak sampai daging matang & kuah agak kental.


  • Penyajian : letakkan beberapa roti dadar dalam piring, taburi bawang goreng. Sajikan dengan kuah kari kambing.