Showing posts with label Kukus/Steam. Show all posts
Showing posts with label Kukus/Steam. Show all posts

Sunday, 24 December 2017

"Simple Steam Chocolate Cake"


Late post lagiii 😅😅 Chocolate cake ini bundo bikin di last day nak bujang ujian semester...akhirnya bundo bisa duduk syantiik ditemenin chocolate cake sambil nyeruput kupi...its heaven lah 😳😳

Seminggu riweh...anaknya sih nyantai kek di pantai 😔😔 bundonya yg sibok sounding2 hapalan 😥

Mau resep sesimpel apapun klo riweh & badmood mending tunda je la daripada ujung2nya nangis dipojokan 😰😰

"SIMPLE STEAMED CHOCOLATE CAKE"
Source : Ricke Indriani
Rebake : Nova Rilandari

Bahan :
100 gr margarine/butter
100 gr minyak goreng
200 gr gula pasir
200 ml susu cair
2 butir telur, kocok lepas hingga berbuih dengan garpu
100 gr terigu protein sedang
50 gr coklat bubuk
½ sdt baking powder
½ sdt soda kue/baking soda
¼ sdt garam
1 sdt vanilla powder

Cara membuat:
* Siapkan kukusan, didihkan air hingga cukup beruap. Bungkus tutup kukusan dengan handuk atau lap bersih. Olesi loyang tulban 20 cm atau loyang bulat 18 cm (bundo pakai loyang tulban mini) dengan margarine tipis dan alasi bagian bawahnya dengan kertas roti/baking paper. Olesi margarine lagi dan taburi terigu tipis-tipis. Sisihkan.
* Campur dalam panci margarine/butter, minyak goreng, gula pasir dan susu cair. Panaskan di atas api sambil diaduk hingga gula larut. Angkat dan biarkan hingga agak hangat/dingin.
* Masukkan telur dan garam ke dalam campuran susu tadi. Aduk rata menggunakan hand whisk.
* Masukkan terigu, coklat bubuk, baking powder dan soda kue yang sudah diayak. Aduk rata dengan hand whisk. Masukkan vanilla, aduk rata.
* Tuang ke dalam loyang. Kukus 45 menit. Angkat. Keluarkan dari loyang dan diamkan hingga benar-benar dingin.
* Beri topping sesuai selera. Tanpa topping pun sudah enak kok.


Sekalian setoran mingguan @baking_bareng tema chocolate cake.

Enjoy Your Homemade 

Thursday, 12 March 2015

"Choco Crispy Steamed Cake"


Swimming time..!!! Hari minggu kemarin suami ngajak anak-anak berenang ke kolam renang. Sudah lama juga anak-anak nggak berenang, apalagi kali ini adek azzam berenang perdana. Dulu saat abang khalif masih 2 tahun, hampir seminggu sekali berenang. 

Setiap berenang yang nggak boleh lupa dibawa juga ya bekal. Meskipun di kolam renang juga tersedia foodcourt tapi kan lebih baik bawa bekal sendiri, kita kan pencinta homemade hehehe....ngeles aja padahal sekalian ngirit :P

Cake ini salah satu yang saya buat untuk bekal. Saya lebih suka menyebutnya steamed cake atau cake kukus meskipun kebanyakan orang menyebutnya brownies kukus. Permukaan cakenya saya siram dengan cokelat cair dan ditaburi dengan choco crispy, full cokelat deh....kesukaan abang khalif banget :D




"CHOCO CRISPY STEAMED CAKE"
Oleh : Nova Rilandari

Bahan A :
5 butir telur
200 gr gula pasir
1 sdt SP
1/2 sdt vanilla ekstrak

Bahan B, diayak :
100 gr tepung terigu protein sedang
30 gr cokelat bubuk
1/4 sdt baking powder

Bahan C :
100 gr DCC, cincang
50 ml susu kental manis
75 ml minyak sayur
75 gr margarin

Bahan D :
150 gr meises cokelat
100 gr DCC, cairkan
Choco crispy secukupnya

Cara membuat :
◆ Campur dan tim DCC dan margarin hingga mencair. Angkat lalu campurkan susu kental manis dan minyak sayur. Aduk hingga tercampur rata. Sisihkan.
◆ Kocok bahan A hingga mengembang dan kental berjejak.
◆ Masukkan bahan B yang sudah diayak sedikit demi sedikit sambil diaduk balik hingga tercampur rata.
◆ Tuangkan campuran bahan C, aduk hingga rata.
◆ Tuangkan 1/2 adonan dalam loyang persegi ukuran 20 x 20 cm yang sudah diolesi margarin dan dialasi kertas roti. Kukus selama 20 menit.
◆ Buka tutup klakat/kukusan, taburi permukaan cake dengan meises cokelat hingga menutupi seluruh permukaan cake. Tuangkan sisa adonan hingga rata.
◆ Kukus kembali selama 30 menit hingga matang. Angkat, dinginkan, dan keluarkan dari loyang.


◆ Siram permukaan cake dengan cokelat cair, ratakan. Taburi dengan choco crispy hingga rata. Potong-potong dan sajikan.



Karena pergi berenangnya jam 7 pagi, cake ini saya buat malamnya. Setelah selesai disimpan dulu di dalam lemari es. Paginya tinggal dipotong dan siap dibawa.


Selain cake ini, saya juga membuat kwetiau goreng. Karena adek azzam takut dan kabur nggak jadi berenang, ya sudah deh jadinya duduk aja nungguin ayah dan abang khalif berenang. 

"Happy Baking" ^^

Monday, 9 March 2015

"Pepes Ikan"


Sudah lama nggak makan pepes ikan, terakhir makannya saat pulang kampung beberapa bulan yang lalu dan yang masaknya nenek saya. Kalau di kampung ikan yang sering dipakai untuk pepes yaitu ikan baung, yang biasa juga dimasak pindang. Di Palembang, pepes ikan yang terkenal khas namanya brengkes tempoyak, bumbu pepesnya dicampur dengan tempoyak durian. Tapi kali ini pepes yang mau saya buat tanpa tempoyak, emang nggak punya stok tempoyak juga sih hehehe....sudah habis stoknya dimasak sambal tempoyak petai ^_^

Karena kangen dengan pepes ikan buatan nenek, beberapa hari yang lalu saya buat sendiri pepes ikan untuk keluarga. Saat pulang kampung saya sempat bantu nenek membuat pepes ikan jadi masih ingat bahan-bahan yang dipakai.

Kalau di batam, daun pisang harus beli di pasar, dijual 8.000/kg. Nggak seperti di kampung, kalau mau daun pisang tinggal ambil aja di belakang rumah, banyaaakk. Saya beli secukupnya aja karena kalau nggak kepakai kan sayang.

Masih setia dengan ikan mujair untuk membuat pepes ikan ini. Disini mana ada ikan baung. Bisa juga pakai ikan patin atau ikan mas, suka-suka deh sesuai selera.


"PEPES IKAN"
Oleh : Nova Rilandari

Bahan :
1 ekor ikan mujair ukuran besar
1 buah jeruk nipis, peras airnya
3 batang kemangi
2 lembar daun salam
1 buah tomat, iris kasar
1 sdt garam halus
1/2 sdt gula pasir
Daun pisang untuk membungkus secukupnya

Bumbu halus :
10 buah cabe merah
8 butir bawang merah
3 siung bawang putih
3 butir kemiri
1 batang sereh, ambil putihnya
2 ruas kunyit
2 ruas lengkuas

Cara membuat :
◆ Bersihkan ikan lalu lumuri dengan air jeruk nipis. Diamkan selama 15 menit, lalu cuci bersih.
◆ Campur rata bumbu halus, garam, gula pasir, tomat, daun kemangi, dan daun salam.
◆ Lumuri ikan dengan campuran bumbu hingga menutupi seluruh bagian ikan, masukkan sedikit ke dalam perut ikan.
◆ Bungkus ikan dengan daun pisang. Kukus hingga matang.


Next kita coba bikin brengkes tempoyak khas Palembang, tunggu kiriman tempoyak datang yak hihihihi..... ^_^

"Happy Cooking" ^^

Monday, 9 February 2015

"Steam Kakap Saus Kecap"


Cuaca lagi nggak bersahabat nih, sebentar panas...sebentar hujan plus angin kencang dan udara dingin. Kalau sudah gini anak-anak sering dilanda batuk dan flu. Apalagi abang khalif kalau sudah batuk, susah makan dan susah tidur :(

Agar batuk anak-anak tidak tambah menjadi-jadi, saya menghindari masakan yang bisa memancing batuk, seperti goreng-gorengan. Fokusnya di masakan yang dikukus atau direbus, salah satunya steam ikan.

Sengaja beli ikan kakap yang cukup besar, hampir satu kilo beratnya, jadi bisa sekali masak untuk sekeluarga. Kalau tidak ada ikan kakap, bisa juga diganti dengan ikan mujair/nila.


"STEAM KAKAP SAUS KECAP"
Oleh : Nova Rilandari

Bahan :
1 ekor ikan kakap
1 buah jeruk nipis, peras airnya
1 sdt garam halus
1 buah tomat hijau, potong 8 bagian
6 butir bawang merah, iris halus
3 siung bawang putih, iris halus
2 ruas jahe, potong korek api
2 ruas lengkuas, potong korek api
1 batang sereh, potong-potong
1 lembar daun salam
5 buah cabe rawit merah
2 batang kemangi, ambil daunnya
1 batang daun bawang, potong-potong

Pembungkus :
Aluminium foil secukupnya

Saus kecap, campur rata :
5 sdm kecap manis
2 sdm kecap asin
1 sdt air jeruk nipis
3 butir bawang merah, iris halus
3 buah cabe hijau, iris bulat
1 buah tomat, potong kotak kecil

Cara membuat :
◆ Bersihkan ikan dan kerat bagian sisinya, lalu lumuri dengan air jeruk nipis. Diamkan selam 15 menit.
◆ Siapkan aluminium foil. Lumuri ikan dengan dengan garam halus dan letakkan di atas aluminium foil.
◆ Tata semua bahan lainnya diatas ikan dan di dalam perut ikan. 
◆ Bungkus rapat dengan aluminium foil dan kukus hingga matang.
◆ Angkat dan sajikan dengan saus kecap sebagai cocolan.


Nggak susah kan bikinnya, tinggal diiris-iris saja bumbunya. Rasanya segar sekali dan bukan hanya abang dan adek yang suka tapi ayah pun doyan. Kata ayah rasanya sama dengan fish steamed di seafood resto hehehe.... (^^)

"Happy Cooking" ^^

Saturday, 7 February 2015

"Sate Lilit Sereh"


Saya itu selalu bingung kalau mau masak ayam, padahal mengolah ayam termasuk paling mudah dan resepnya pun banyak. Ini karena anak saya yang bungsu kurang suka dengan tekstur daging ayam, apalagi kalau ayamnya digoreng, hmmmm....bisa nggak habis makannya, malah dikemut  :(   hihihi...ini juga karena si adek giginya belum banyak ^^

Jadi, untuk mensiasati itu, saya biasanya menggiling daging ayamnya sehingga saat dimasak teksturnya lebih lembut. Salah satunya saya olah menjadi sate lilit ini. Untuk stik/tusuknya saya gunakan batang sereh, wangi serehnya itu yang bikin khas sekali.


"SATE LILIT SEREH"
Oleh : Nova Rilandari

Bahan :
250 gr daging ayam giling
1 butir telur, kocok lepas
3 sdm tepung sagu/tapioka
1 sdt garam
1/2 sdt gula pasir
7 batang sereh

Bumbu halus :
1/4 sdt merica
1 sdt ketumbar
5 butir bawang merah
3 siung bawang putih

Bahan saus kecap, campur rata :
5 sdm kecap manis
2 sdm kecap asin
1 sdt air jeruk nipis
2 butir bawang merah, iris halus
3 buah cabe hijau, potong bulat kecil

Cara membuat :
◆ Campurkan daging ayam giling, telur, bumbu halus, garam, dan gula pasir. Aduk hingga tercampur rata.
◆ Tambahkan tepung sagu/tapioka, aduk rata.
◆ Ambil adonan dan balutkan pada batang sereh di bagian putihnya. Lakukan untuk semua batang sereh.
◆ Tata dalam dandang dan kukus selama 15-20 menit hingga matang.
◆ Angkat lalu panggang di atas teflon yang sudah diolesi sedikit minyak hingga kecoklatan.
◆ Sajikan sate lilit dengan saus kecap.



Alhamdulillah si adek suka sekali, makannya pun jadi lahap. Jadi nggak ada kata menyerah menyajikan yang terbaik untuk keluarga :D

"Happy Cooking" ^^