Showing posts with label Sup. Show all posts
Showing posts with label Sup. Show all posts

Sunday, 5 July 2015

"Sup Jamur Bakso"


Sabtu kemarin pagi-pagi sudah hujan, akhirnya diguyur hujan juga meskipun nggak lama tapi lumayan bikin segar tanaman. Biasanya sabtu pagi jadwal ke pasar tapi karena pas hujan reda keburu berangkat menemani abang khalif lomba mewarnai, jadinya nggak sempat ke pasar.

Untungnya ada stok bakso ayam yang dibikin tempo hari. Untuk campurannya saya pakai bahan yang ada aja dan kebetulannya lagi ada stok jamur kuping dan sedap malam yang sebenarnya mau dipakai untuk campuran tekwan, hehehe....dipakai dulu deh ^_^


"SUP JAMUR BAKSO"
Oleh : Nova Rilandari

Bahan :
15 buah bakso ayam
1 buah wortel, potong-potong
25 gr jamur kuping, rendam dan iris-iris
25 gr sedap malam, rendam dan potong dua
1 sdt garam halus
1/2 sdt gula pasir
1 liter air

Bumbu halus :
5 siung bawang putih
1/2 sdt merica bulat
1 ruas jahe

Taburan :
1 batang daun bawang, iris halus
Bawang goreng

Cara membuat :
◆ Rebus air hingga mendidih.
◆ Tumis bumbu halus hingga keluar aromanya, lalu masukkan ke dalam rebusan air bersama wortel. Masak hingga wortel matang.
◆ Masukkan bakso, jamur kuping, dan sedap malam. Masak hingga mendidih.
◆ Tambahkan garam dan gula. Aduk rata dan masak sebentar lalu angkat.
◆ Sajikan hangat dengan taburan irisan daun bawang dan bawang goreng. 


Simpel, praktis, dan segeerrr. Dinikmati tanpa nasi pun bisa. Hayoook dicobain ^_^

"Enjoy Your Homemade" ^^

Friday, 3 July 2015

"Sup Kikil"


Beberapa hari yang lalu saya ke pasar, niatnya mau beli daging sapi karena rencananya mau bikin sup daging. Tapi ujung-ujungnya nggak jadi beli pas tanya harga sekilonya 120 ribu, huhuhuhu....mahaaalnyaaa 😨😰. Sempat bengong sendiri di depan daging yang bergelantungan, untungnya pembeli nggak hanya saya sendiri jadi penjualnya nggak lihatin saya bengong hahaha.... ^_^

Sebenarnya bengong gitu sambil mikir putar otak hari ini jadinya mau masak apa??? Eh pucuk dicinta kikil pun tiba, kikil-kikil segar baru aja datang, wah ini pun bisa dibikin sup. Jadi putar haluan deh beli kikil dan sedikit daging untuk membuat kaldunya. Akhirnya saya pulang dengan hati riang hihihi... ^_^


"SUP KIKIL"
Oleh : Nova Rilandari

Bahan :
500 gr kikil sapi, bersihkan
250 gr daging sapi, potong-potong
2 liter air
2 buah wortel, potong-potong
3 buah kentang, potong-potong
2 sdt garam halus
1 sdt gula pasir
1/2 sdt kaldu bubuk (optional)

Bumbu halus :
1/2 sdt merica bulat
5 siung bawang putih
1/4 buah pala

Bumbu lainnya :
3 butir cengkeh
2 ruas jahe, digeprek

Bahan pelengkap :
1 buah tomat, potong-potong
2 batang daun bawang, iris halus
1 batang seledri, iris halus
Bawang goreng

Cara membuat :
◆ Rebus kikil hingga empuk. Angkat dan buang air rebusannya lalu potong-potong. Sisihkan.
◆ Rebus daging sapi dan air hingga daging empuk. Sisakan airnya 1,5 liter, jika kurang bisa ditambahkan lagi airnya. Masak kembali hingga mendidih.
◆ Tumis bumbu halus dan bumbu lainnya hingga keluar aromanya. Masukkan ke dalam rebusan daging bersama wortel, kentang, dan kikil. Masak hingga wortel dan kentang matang.
◆ Tambahkan garam, gula pasir, dan kaldu bubuk. Aduk rata lalu angkat.
◆ Tuangkan sup ke dalam mangkuk dan beri taburan bahan pelengkap.
◆ Sajikan hangat dan dengan sambal cabe rawit.


Taraaa....siap disajikan untuk menu setelah berbuka puasa. Bisa untuk menu sahur juga, tinggal dihangatkan aja.

"Enjoy Your Homemade" ^^

Tuesday, 10 February 2015

"Pindang Ikan Patin" khas Palembang


Hohoho....ceritanya kembali ke selera asal nih. Ini salah satu masakan khas kampung halaman saya, Palembang. Aslinya pindang banyak jenisnya, diantaranya yang terkenal yaitu pindang meranjat, pegagan, dan musirawas. Biasanya di Palembang, rumah makan pindang banyak di pinggiran jalan, yang paling umum yaitu pindang meranjat dan pegagan.

Ketiga jenis pindang ini memiliki khas sendiri. Pindang meranjat khas sekali rasa terasinya dan asamnya dari buah nanas, kuahnya dominan merah dan pedas. Pindang pegagan sama dengan pindang meranjat menggunakan nanas sebagai asamnya, tetapi rasa terasinya tidak terlalu khas. Sedangkan pindang musiwaras, asamnya menggunakan tomat ceri atau kalau di Palembang dikenal dengan nama cung kediro. Kuah pindang musirawas lebih pucat atau kecoklatan tergantung banyaknya penggunaan kecap.

Untuk resep pindang yang saya buat ini lebih mirip ke pindang musirawas dan dulu biasa dimasak oleh ibu saya. Kebetulan sekali ketemu tomat ceri di pasar, biasanya susaaah sekali dapat tomat ceri disini. Kalau ingat di Palembang, tomat ceri atau cung kediro tuh tinggal pilih aja mau beli yang mana, banyak yang jualnya. Tapi kalau nggak dapat tomat ceri atau cung kediro, biasanya saya ganti nanas atau belimbing wuluh sebagai asamnya. Ibu saya biasa menggunakan ikan baung tapi karena di tempat saya tinggal sekarang nggak ada ikan baung jadi pakainya ikan patin. Untuk pindang meranjat atau pegagan juga biasanya menggunakan ikan patin.


"PINDANG IKAN PATIN"
Oleh : Nova Rilandari

Bahan :
1 ekor ikan patin ukuran sedang
1 buah jeruk nipis, peras airnya
3 batang kemangi, ambil daunnya
2 batang daun bawang, potong-potong
3 buah tomat ceri/cung kediro, potong-potong
750 ml air

Bumbu halus :
5 buah cabe merah
6 butir bawang merah
4 siung bawang putih
2 ruas jahe
2 ruas lengkuas
2 ruas kunyit
1 batang sereh

Bumbu pelengkap :
2 lembar daun salam
2 sdm kecap manis
2 sdm kecap asin
1 sdt garam halus
1/2 sdt gula pasir
1 buah kaldu blok

Cara membuat :
◆ Potong ikan jadi lima bagian dan lumuri dengan air jeruk nipis. Diamkan selama 15 menit.
◆ Campur air, bumbu halus, dan daun salam dalam panci. Masak hingga mendidih.
◆ Masukkan potongan ikan dan masak hingga ikan matang.
◆ Tambahkan bumbu pelengkap, daun bawang, kemangi, dan tomat ceri/cung kediro. Aduk rata dan masak sebentar.
◆ Angkat dan sajikan dengan nasi hangat dan sambal.


Hmmm.....emang enak nyeruput kuah pindang panas plus pedas. Walaupun suami saya bukan asli Palembang, tapi doyan juga makan pindang hehehe....

"Happy Cooking" ^^

Sunday, 8 February 2015

"Corn Chicken Chowder" a.k.a "Sup Krim Jagung Ayam"


Sup ini saya bikin mengawali minggu pagi kami sekeluarga. Keluarga saya suka sekali dengan sup krim, salah satunya adalah corn chicken chowder a.k.a sup krim jagung ayam. Yang paling doyan si adek, bisa tambah dua mangkuk hihihi... 

Lumayan bisa menghangatkan perut di pagi hari, apalagi di saat cuaca sedang dingin, hmmmm....tambah mantap. Kalau bisa bikin sendiri, nggak perlu lagi pergi ke resto hehehe....


"CORN CHICKEN CHOWDER"
Oleh : Nova Rilandari

Bahan :
150 gr daging ayam
1 buah jagung manis, diserut
1/2 buah bawang bombay, cincang halus
1 buah bawang putih, cincang halus
1 sdm margarin
500 ml air kaldu
250 ml susu cair
1 sdt garam
1/2 sdt merica bubuk
1/2 sdt gula pasir
2 sdm tepung terigu, larutkan dengan sedikit air

Cara membuat :
◆ Rebus ayam hingga empuk. Angkat dan sisihkan air kaldunya. Suwir halus daging ayam dan sisihkan.
◆ Panaskan margarin. Tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum.
◆ Tuangkan air kaldu dan susu cair, masak hingga mendidih.
◆ Masukkan jagung dan ayam, aduk rata dan masak hingga jagung empuk.
◆ Tambahkan garam, merica bubuk, dan gula pasir. Aduk rata.
◆ Beri larutan tepung terigu, aduk hingga mengental. Angkat.
◆ Tuangkan sup dalam mangkuk dan beri taburan irisan seledri. Sajikan hangat.


Sebagai pelengkapnya, saya sajikan bersama cube bread atau roti tawar yang dipotong kotak-kotak kecil lalu dipanggang hingga kering. 

"Happy Cooking" ^^

Saturday, 20 December 2014

"Sup Kerang"


Sudah lama sekali gak ngerasain sup kerang yang dulu biasa dimasak oleh ibu saya. Sejak menikah pun belum pernah sekalipun saya mencoba memasaknya sendiri. Kebetulan sekali tukang sayur yang biasa keliling komplek membawa kerang darah yang masih bercangkang jadi gak perlu ke pasar untuk beli.

Masih setia dengan resep warisan ibu saya, kerang darah yang masih bercangkang digosok bersih cangkangnya menggunakan sikat gigi bersih. Lumayan juga capeknya apalagi kerang yang saya beli cukup banyak dan kecil-kecil.... X_X  Bumbu yang digunakan juga praktis karena tidak perlu digiling.

"SUP KERANG"
Oleh : Nova Rilandari

Bahan :
  • 500 gr kerang darah bercangkang, cuci bersih
  • 1 batang daun bawang, potong kasar
  • 1 lembar daun salam
  • 2 ruas lengkuas, iris tipis
  • 1 ruas jahe, iris korek api
  • 7 buah cabe rawit merah
  • 1 sdt garam
  • 1/2 sdt gula pasir
  • Air secukupnya
Bumbu iris :
  • 4 butir bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 5 buah cabe merah
Cara membuat :
  • Campur air dan kerang dalam panci. Masak sampai kerang matang ( ciri kerang matang yaitu jika sudah ada kerang yang cangkangnya terbuka ).
  • Tumis jahe, lengkuas, dan bumbu iris hingga wangi. Angkat dan masukkan ke dalam rebusan kerang.
  • Tambahkan garam, gula pasir, daun bawang, dan cabe rawit merah. Masak sebentar lalu angkat.

"Ikan Kuah Apel"


Beberapa hari ini hujan terus...plus angin kencang di beberapa daerah. Bahkan batam yang terkenal panas jadi ikutan adem karena cuaca dingin. Kalau udara dingin gini, perut selalu kruyukan minta diisi yang anget-anget ^^

Pagi-pagi sudah diisi semangkok bubur ayam, naahh....siang ini maunya juga yang anget plus seger. Kebetulan masih ada ikan tenggiri di freezer, dimasak sup ikan tapi pengennya yang pedas asam.... Kepikiran juga masak pindang ikan, tapi bosan juga makan pindang, beberapa minggu yang lalu sudah puas makan pindang di Palembang.

Akhirnya dapat ide saat baca salah satu buku, resepnya ayam dimasak kuah apel. Bahan utamanya saya ganti ikan. Bumbunya saya modifikasi dari bumbu pindang yang biasa saya masak. Jadilah resep di bawah ini.... ^^



"IKAN KUAH APEL"
Oleh : Nova Rilandari

Bahan :
  • 500 gr daging ikan tenggiri/kakap
  • 1 buah jeruk nipis, peras airnya
  • 1 buah apel hijau, potong 12 bagian
  • 5 buah belimbing wuluh, potong 2 bagian
  • 3 batang kemangi, ambil daunnya
  • 5 buah cabe rawit merah
  • 1 sdt garam
  • 1 sdt gula pasir
  • 500 ml air

Bumbu kasar :
  • 5 buah cabe merah
  • 10 butir bawang merah
  • 1 batang serai

Cara membuat :
  • Potong-potong ikan lalu lumuri dengan air jeruk nipis. Diamkan selama 15 menit.
  • Didihkan air dalam panci. Tumis bumbu kasar hingga wangi, angkat lalu masukkan ke dalam rebusan air. Aduk rata dan biarkan mendidih.
  • Masukkan potongan ikan, masak sampai ikan matang.
  • Tambahkan garam, gula pasir, apel, belimbing wuluh, kemangi, dan cabe rawit merah. Aduk perlahan dan masak sebentar.
  • Angkat dan sajikan hangat.



Alhamdulillah setelah matang, langsung laris manis dimakan keluarga. Rasanya yang pedas segar dan tidak terlalu asam cocok sekali disajikan di cuaca dingin.

"Happy Cooking" ^^

Friday, 19 December 2014

"Sapo Tahu"


Pertama kali makan sapo tahu saat masih kerja dulu. Karena waktu break siang setiap hari jumat lebih lama dari hari biasa jadi ada kesempatan untuk cari makan siang di luar kantor. Salah satu menu yang biasa saya pesan di pujasera dekat kantor yaitu sapo tahu. 

Sejak gak kerja lagi dan sibuk ngurus anak-anak saya tercinta, gak pernah lagi tuh ngerasain sapo tahu. Tapi never mind hehehe....kan bisa masak sendiri. Lebih puas dan terjamin. Yuks lirik resepnya disini :D

"SAPO TAHU"
Oleh : Nova Rilandari

Bahan :
  • 250 gr sotong/cumi
  • 2 buah tofu, potong bulat lalu goreng
  • 4 lembar sawi putih, potong kasar
  • 1 batang daun bawang, potong kasar
  • 1 buah wortel, potong bulat
  • 3 siung bawang putih, cincang halus
  • 1 ruas jahe, iris korek api
  • 1 butir telur ayam, kocok lepas
  • 1 sdm tepung maizena, larutkan dengan air
  • 1 sdt garam
  • 1 sdt gula pasir
  • 2 sdm saus tiram
  • Air secukupnya
Cara membuat :
  • Bersihkan sotong/cumi, buang tinta dan kulitnya. Rebus hingga matang, angkat lalu potong-potong bentuk cincin.
  • Tumis bawang putih dan jahe hingga wangi. Masukkan sotong/cumi dan wortel, aduk sebentar.
  • Tuangkan air, masak hingga wortel matang.
  • Tambahkan garam, gula pasir, dan saus tiram. Aduk rata.
  • Masukkan sawi, daun bawang, dan tofu goreng. Masak sebentar hingga sayur sedikit layu.
  • Tambahkan kocokan telur, aduk rata hingga berserabut.
  • Terakhir masukkan larutan maizena, masak hingga mengental.
  • Angkat dan sajikan hangat.

Thursday, 20 November 2014

"Sup Daging"


Sudah beberapa hari ini hujan terus. Belum lagi mesin cuci rusak, jadilah acara cuci baju manual, jemuran jadi nggak kering-kering -_- 

Sambil nungguin jemuran kering, nengok-nengok lemari es masih ada stok daging. Hujan-hujan gini cocoknya lauk makan yang hangat berkuah terus kepikiran sup. 

Daripada manyun lihat jemuran bergelantungan nggak kering-kering, enakan nyeruput kuah sup, hangat plus kenyang ^^

"SUP DAGING"
Oleh : Nova Rilandari

Bahan :
  • 500 gr daging sapi/kambing, potong sesuai selera
  • 3 buah kentang, potong 4 bagian
  • 2 buah wortel, potong bulat
  • 1 buah bawang bombay, potong kasar
  • 1 buah tomat, belah 4 bagian
  • 2 batang daun bawang, iris kasar
  • 3 batang seledri, iris kasar
  • 2 sdt garam halus
  • 1 sdt gula pasir

Bumbu halus :
  • 8 siung bawang putih
  • 1/2 sdt merica bulat

Bumbu Lainnya :
  • 1 butir pala, belah 2 bagian
  • 4 cm kayu manis
  • 3 butir cengkeh
  • 2 butir kapulaga

Cara membuat :
  • Rebus daging sampai empuk. Tambahkan airnya jika berkurang.
  • Tumis bawang bombay, bumbu halus & bahan lainnya hingga harum, lalu masukkan kedalam rebusan daging. Masak sampai mendidih.
  • Masukkan kentang & wortel. Masak hingga matang.
  • Tambahkan daun bawang, seledri, tomat, garam, & gula. Aduk rata. Angkat & sajikan 




Daging yang saya gunakan yaitu daging kambing. Sebelum direbus, daging direndam dengan parutan nanas agar daging empuk dan waktu merebus tidak terlalu lama.

"Happy Cooking" ^^