Saturday, 29 November 2014

"Sambal Buncis Ati-Ampela"


Sambal yang satu ini terkenal banyak variasinya dan mudah dikombinasikan. Bisa dikombinasi dengan kentang/petai/kapri/buncis/tahu atau polos tanpa dicampur apa-apa, tergantung selera masing-masing. Saya juga biasanya dicampur dengan kentang, tapi kali ini saya buat dengan campuran buncis. Kebetulan masih ada stok buncis dan agar ada campuran sayurannya.

Suami lebih suka sambal ati-ampela yang tidak terlalu kering, makanya saya buat yang masih agak berkuah. Rasa pedasnya juga dibuat tidak terlalu pedas agar anak-anak juga bisa makannya.


"SAMBAL BUNCIS ATI-AMPELA"
Oleh : Nova Rilandari

Bahan :
  • 5 buah ati & ampela ayam
  • 1 buah jeruk nipis, peras airnya
  • 50 gr buncis, iris serong
  • 150 ml santan
  • 1 lembar daun salam
  • 1 batang serai, geprek
  • 1 ruas lengkuas, geprek
  • Garam dan gula pasir secukupnya

Bumbu halus :
  • 5 buah cabe merah
  • 2 siung bawang putih
  • 5 butir bawang merah
  • 1 buah tomat

Cara membuat :
  • Bersihkan ati dan ampela, lumuri dengan air jeruk nipis, diamkan 15 menit. Rebus ati dan ampela hingga empuk. Angkat dan potong-potong. Sisihkan.
  • Tumis bumbu halus, daun salam, serai, dan lengkuas hingga harum. Tuangkan santan, aduk hingga mendidih.
  • Masukkan ati, ampela, buncis, garam, dan gula. Masak hingga matang dan kuah agak menyusut.


Setiap masak ati dan ampela, saya biasa merebusnya dahulu sebelum dimasak, agar tidak terlalu lama saat dimasak dan mengurangi lemak-lemaknya.

"Happy Cooking" ^^

"Mie Tek-Tek"


Setelah sekian lama bisa ngerasain lagi mie tek-tek jadi flasback lagi ke masa kecil. Dulu suka banget nungguin penjualnya keliling setiap sore. Tapi setelah ayah saya pindah kerja dan kami pun pindah rumah, nggak pernah lagi ngerasain makan mie  tek-tek.

Sampai akhirnya baru bisa ngerasain lagi saat pulkam lebaran kemarin, jalan-jalan sore dengan suami dan anak-anak ke salah satu family garden di tengah kota. Wuuuhh....dulu tempat ini sepi banget tapi sekarang...ramenya sampai bikin macet ck..ck..ck... Yang dulunya sekeliling rumah penduduk, disulap jadi kafe dan angkringan. Hanya rumah walikota saja yang masih kokoh ^^

Nah...yang jadi perhatian saya penjual-penjual gerobak panggul yang mangkal di pinggir-pinggir jalan. Sebagian mereka menjual mie tek-tek, langsung deh ngajakin suami dan anak-anak buat nyobain. Akhirnya....kesampaian lagi nostalgia masa kecil hehehe....

Saat balik lagi ke Batam, mencoba berkreasi untuk membuat sendiri mie tek-tek dengan bermodalkan ingatan mata dan lidah :D Alhamdulillah setelah beberapa kali mencoba bisa mendapatkan rasa yang pas menurut saya dan keluarga. 

"MIE TEK-TEK"
Oleh : Nova Rilandari

Bahan :
  • 1 bungkus mie telur (saya menggunakan mie telur merk Atom karena tekstur mienya tidak lembek saat direbus)
  • 2 butir telur ayam, kocok lepas lalu masak orak arik, sisihkan
  • 5 lembar kol, iris kasar
  • 1 buah tomat, potong kotak-kotak kecil
  • 2 batang daun bawang, rajang kasar
  • 3 sdm kecap manis
  • 1 sdt garam halus
  • 1/2 sdt merica bubuk
  • 300 ml air / air kaldu
Bumbu halus :
  • 5 buah cabe merah
  • 3 butir kemiri
  • 2 butir bawang merah
  • 3 siung bawang putih
Cara membuat :
  • Rebus mie sebentar, jangan terlalu matang. Angkat dan tiriskan.
  • Tumis bumbu halus hingga harum. Masukkan kol, tumis sebentar sampai setengah layu. Lalu tambahkan air/air kaldu, kecap manis, garam, merica, tomat, dan daun bawang. Aduk rata dan masak sampai mendidih.
  • Masukkan mie dan telur orak arik. Aduk rata dan masak sampai kuah menyusut dan kering.
  • Angkat dan sajikan dengan taburan bawang goreng dan kerupuk sebagai pelengkap



Mie tek-tek yang saya buat ini versi yang goreng. Jika ingin yang berkuah, saat mie dan telur dimasukkan, cukup dimasak sebentar, jangan sampai kuah mengering.

"Happy Cooking" ^^

Thursday, 27 November 2014

"Singkong Balok"


Kalau di Padang, singkong balok atau singkong kotak suka ditambahkan untuk campuran rendang. Bisa juga langsung dimakan sebagai cemilan. Biasanya sudah dikemas dan banyak dijual ditoko oleh-oleh. 

Untuk cemilan dirumah singkong balok bisa  jadi pilihan. Cara membuatnya pun tidaklah sulit. Apalagi si abang dan adek suka sekali cemilan yang renyah, tambah semangat deh membuatnya.

Yuks yang suka cemilan renyah, bisa dicoba buat dirumah ^^

"SINGKONG BALOK"
Oleh : Nova Rilandari

Bahan :
  • 1 kg singkong
  • Air es secukupnya
  • Es batu secukupnya
  • 1 sdt garam
  • 10 batang seledri, iris halus
  • Minyak gorengsecukupnya

Cara membuat :
  • Kupas singkong, potong kotak-kotak kecil lalu cuci bersih & tiriskan.
  • Goreng singkong dalam minyak panas & banyak sampai setengah matang/sedikit empuk. Angkat & tiriskan.
  • Masukkan singkong ke dalam campuran air es & es batu. Rendam selama 15 menit lalu tiriskan.
  • Goreng kembali singkong sampai kekuningan & garing. Angkat & tiriskan.
  • Goreng irisan seledri sampai kering dengan sedikit minyak. Masukkan singkong goreng & garam, aduk sampai tercampur rata. Angkat & tiriskan.
  • Dinginkan lalu simpan dalam wadah kedap udara.

Jika suka rasa lain bisa dicampur dengan keju bubuk/balado bubuk/sesuai selera.

"Happy Cooking" ^^

"Keripik Bawang"


Alhamdulillah akhirnya bisa menaklukkan cemilan yang satu ini :D . Bagi saya untuk membuat keripik bawang yang enak dan renyah memang penuh perjuangan.  Dari potongannya yang terlalu tebal, rasanya hambar, sampai teksturnya yang keras. Belum lagi proses menggilingnya yang menambah cuaapeeknya puoooolll -_- .

Berbagai resep yang berseliweran sudah dicoba tapi belum juga ketemu rasa dan tekstur yang pas. Jadi semakin penasaran menaklukkan si kriuk...kriuk... hehehe....rasa penasarannya lebih besar dari rasa capeknya ^^

Sampai akhirnya saat saudara suami datang berkunjung kerumah bersama ibunya dari Padang membawakan buah tangan keripik bawang buatan sendiri, di Padang dikenal dengan nama Kue Bawang. Rasanya enak dan renyah, sampai tidak mau berhenti makannya ^^ . Penasaran....saya tanya cara membuatnya gimana kok bisa renyah begini. Alhamdulillah si Ibu mau membagi ilmunya :D Nggak sabar rasanya menunggu besoknya untuk langsung eksekusi. Untuk takarannya saya sesuaikan sendiri karena resep yang didapat hanya secara garis besar saja. 

"KERIPIK BAWANG"
Oleh : Nova Rilandari

Bahan :
  • 500 gr tepung terigu
  • 100 gr tepung sagu / tapioka
  • 200 ml santan kental
  • 150 gr bawang merah, giling halus
  • 1 butir telur ayam, kocok lepas
  • 10 batang seledri, iris halus
  • 2 sdt garam
  • 2 sdm margarin

Cara membuat :
  • Campur tepung terigu, sagu/tapioka, & garam. Aduk rata.
  • Masukkan bawang merah, seledri, margarin, & telur. Aduk rata sampai berbulir-bulir.
  • Tuangkan santan sedikit-sedikit sambil diuleni sampai kalis.
  • Ambil adonan sedikit-sedikit lalu giling melebar bertahap mulai dari ketebalan maksimum sampai tebalnya kira-kira 1/2cm. Potong-potong sesuai dengan panjang yang diinginkan. Taburi dengan tepung sagu.
  • Potong setiap potongan dengan gilingan mie besar/kwetiau. Taburi potongan dengan tepung sagu.
  • Goreng dalam minyak panas & banyak sampai kuning kecoklatan. Angkat & tiriskan. Setelah dingin simpan dalam wadah kedap udara.

Tekstur renyah didapat dari penggunaan santan kental yang diperas dari parutan kelapa tanpa ditambahkan air atau disebut pati santan. Setelah didapatkan pati santannya lalu ditambahkan air sedikit-sedikit sambil diperas sampai mendapatkan takaran yang diperlukan. Hasil santan yang didapat memang benar-benar kental.

Penggunaan bawang merah gilingnya dalam jumlah yang cukup banyak agar keripik bawang lebih terasa enak.

Sekarang tidak lagi berasa capek setelah terbiasa membuatnya :)

"Happy Cooking" ^^

Wednesday, 26 November 2014

"Kue Suri" khas Palembang


Tidak banyak orang yang tau dengan kue yang satu ini. Salah satu kue khas Palembang yang tidak terlalu populer seperti maksuba. Dilihat dari penampakannya seperti bika ambon khas Medan karena sama-sama berongga, tapi setelah dimakan akan terasa bedanya. Tekstur kue suri lembut, tidak kenyal seperti bika ambon.

Meskipun asli orang Palembang, saya belum pernah buat sendiri kue suri hehehe...^^. Zaman sekolah dulu suka beli dengan tetangga yang punya bakulan kue. Tapi jarang-jarang bisa dapatnya karena tidak setiap hari dibuat. Apalagi sekarang, susah bisa dapatnya lagi.

Kebetulan sekali ada yang posting kue suri di salah satu group masak yang sumber aslinya tidak diketahui karena yang posting juga bilang dari group sebelah -_- . Walaupun tidak diketahui dengan jelas sumber asli resepnya, terima kasih sudah share resepnya, saya jadi bisa bernostalgia dengan kue zaman sekolah dulu :D

Yang mau bernostalgia juga dan yang penasaran dengan kuenya, yuks lihat resepnya :)

"KUE SURI"

Bahan :
  • 125 gr tepung terigu
  • 125 ml air hangat
  • 1/2 sdm ragi instan
  • 5 butir telur ayam
  • 150 gr gula pasir
  • 100 gr margarin, dicairkan
  • 65 ml santan kental
  • 1 sdt vanili bubuk
  • 50 ml SKM

Cara membuat :
  • Campur ragi & air hangat, aduk rata. Tambahkan terigu sedikit2 sambil diaduk rata. Diamkan selama 1 jam sampai mengembang, tutup wadahnya dengan serbet bersih.
  • Setelah adonan mengembang, masukkan telur & gula pasir. Kocok dengan speed rendah sampai gula larut.
  • Tambahkan margarin cair, santan, vanili, & SKM. Aduk balik sampai tercampur rata (bisa mixer sebentar dengan speed rendah).
  • Tuangkan dalam loyang yang sudah diolesi margarin & dialas kertas roti. Diamkan selama 1 jam, tutup loyang dengan serbet bersih.
  • Panggang di suhu 180°C - 190°C selama 45menit - 1jam. Lakukan test tusuk untuk mengecek kematangannya.
  • Angkat & dinginkan. Lepaskan kertas roti yang menempel lalu potong2.


Alhamdulillah sekarang bisa makan sepuasnya. Kalau lagi kepingin tinggal buat sendiri.

"Happy Baking" ^^

Tuesday, 25 November 2014

"Crunchy Chicken Fillet"


Begini nih kalau lagi mati gaya nggak tau mau masak apa^^ Buka lemari es, masih ada 2 potong dada ayam, bingung mau dimasak apa ???!! Mau di sup tapi nggak ada stok sayuran yang mendukung. Hari sudah mulai siang tapi belum masak apa-apa.

Ujung-ujungnya digoreng juga hehehe... ^^ Ayamnya dipotong fillet agar tidak terlalu tebal. Dibalut tepung roti agar dapat renyahnya. 

"CRUNCHY CHICKEN FILLET"
Oleh : Nova Rilandari

Bahan :
  • 2 potong dada ayam, potong fillet
  • 2 sdt garam halus
  • Tepung roti secukupnya

Bumbu halus :
  • 5 siung bawang putih
  • 1 sdt merica utuh
  • 1 sdt ketumbar utuh

Bahan pencelup, campur jadi satu :
  • 5 sdm tepung terigu
  • 1/2 gelas air

Cara membuat :
  • Baluri fillet ayam dengan garam & bumbu halus sampai merata. Tutup wadahnya & simpan dalam lemari es selama 1 jam agar bumbu benar-benar meresap.
  • Ambil fillet ayam, gulingkan dalam tepung roti, celupkan ke dalam bahan pencelup lalu gulingkan lagi dalam tepung roti sambil ditekan-tekan. Lakukan satu per satu & sampai fillet ayam habis.
  • Goreng dalam minyak panas & banyak sampai kuning kecoklatan. Angkat & tiriskan.

Alhamdulillah meskipun resep dadakan, keluarga semua suka. So yummy....so crunchy....

"Happy Cooking" ^^

Friday, 21 November 2014

"Pisang Molen"


Di dekat rumah ada penjual pisang molen, bentuknya mungil-mungil. Dulu suka banget beli, per kotak kue kecil penuh harganya lima ribu. Tapi suka nggak puas makannya, terkadang satu kotak juga nggak cukup dimakan sekeluarga :P

Eh ketemu resep pisang molen gurih di blognya mba Diah Didi, langsung deh diniatin bikin pisang molen sendiri biar puas makannya hehehe.... 

"PISANG MOLEN"
Sumber : Diah Didi's Kitchen

Bahan :
  • 250 gr tepung terigu protein tinggi
  • 50 gr gula halus
  • 60 gr margarin/butter, dicairkan
  • 50 ml air hangat
  • 1 butir kuning telur
  • 1/4 sdt garam
  • 1 sdt vanilli bubuk
  • Pisang lilin/tanduk/raja secukupnya, potong sesuai selera

Cara membuat :
  • Campur terigu, gula, garam, & vanilli, aduk rata. Masukkan kuning telur & margarin, aduk rata.
  • Tuangkan air sedikit2 sambil diuleni hingga kalis. Tutup adonan dengan plastik/serbet bersih, diamkan lebih kurang 20 menit.
  • Ambil secukupnya adonan, giling kira-kira setebal 2mm, lebar 3-4cm, panjang kira-kira 30cm.
  • Gulungkan ke dalam pisang, lakukan hingga adonan habis.


  • Goreng dalam minyak panas & banyak sampai kuning kecoklatan.

Pisang yang saya gunakan adalah pisang lilin karena rasanya lebih manis. Dibentuk agak besar biar puas makannya :D

"Happy Cooking" ^^